Prinsip Perencanaan Keuangan Organisasi yang Harus Dipelajari

Share:

Prinsip Perencanaan Keuangan Organisasi yang Harus Dipelajari – Di Indonesia memiliki banyak organisasi yang bergerak dengan berbagai bidang, dari keagamaan, sosial, budaya politik atau dari organisasi non profit sampai organisasi dengan tujuan mencari keuntungan. Sebagai organisasi yang aktif dan memiliki tujuan pergerakan, tentu saja urusan dana perlu dipikirkan, termasuk dalam hal pengelolaan dana organisasi.

Uang yang diperoleh organisasi harus dikelola untuk membiaya misi dan pergerakan organisasi itu sendiri, tanpa pengelolaan yang serius tentu saja bisa membuat kerusakan dari dalam organisasi. Apalagi organisasi yang berdiri di bawah instansi tertentu dimana harus memberikan laporan secara berkala penggunaan dana. Jadi detil pemasukan, pengeluaran sampai bukti cek mutasi rekening organisasi harus lengkap.

Bagaimana sih pengelolaan keuangan yang tepat untuk organisasi itu? Mari kita ikuti ulasan berikut ini.

Prinsip Pengelolaan Keuangan Organisasi

Berikut adalah prinsip dasar pengelolaan keuangan organisasi

Perencanaan Anggaran Kegiatan Organisasi

Ketika sebuah organisasi sudah memiliki tujuan, maka program kerja (Proker) apa saja yang akan di lakukan pasti sudah di rencanakan di awal periode.

Nah jika kegiatan sudah jelas terjadwal, maka perencanaan keuangan kegiatan tersebut perlu dilakukan.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui berapa estimasi anggaran yang dibutuhkan secara keseluruhan dan per divisi sehingga disaat kegiatan berjalan sudah ada patokan anggaran dari bendahara.

Pun hal ini juga untuk menghindari adanya pembengkakan anggaran karena tidak ada rancangan budget secara jelas.

Baca Artikel : Langkah Mudah Cek Mutasi Rekening Online dengan Mutasi Kita

Jika sudah ada estimasi total berapa yang dibutuhkan agar kegiatan bisa berjalan, maka ini bisa digunakan untuk pengajuan proposal kegiatan sehingga organisasi bisa mendapatkan dana dari donatur.

Atau juga bisa digunakan sebagai pedoman untuk mencari dana sesuai nilai tersebut. Jika nilai estimasi sudah sesuai dengan jumlah uang maka pengajuan proposal bisa dihentikan.

Pencatatan Keuangan Harian/Bulanan/Tahunan

Dalam organisasi, pengelolaan keuangan juga perlu dilakukan pencatatan tiap bulannya. Berapa saja pengeluaran yang sudah dilakukan di bulan tersebut atau jika ada pemasukan dari donatur atau anggota seperti pemasukan uang kas, bisa tercatat dengan baik.

Jika pencatatan keuangan ini bisa dilakukan secara tertib maka tracking keuangan lebih aman. Tidak perlu bertanya-tanya kemana perginya uang yang ada.

Pun jika organisasi melakukan peminjaman uang dari pihak lain, juga akan tercatat dengan baik sehingga untuk menghindari lalai, pencatatan perlu dilakukan.

Pencatatan ini juga dilakukan untuk  melihat perkembangan keuangan organisasi dalam kurun waktu tertentu. Biasanya dalam akhir tahun atau pergantian periode akan dilakukan pengecekan keuangan atau pertanggung jawaban keuangan, sehingga dengan pencatatan kegiatan organisasi seperti ini, keuangan perusahaan lebih transparan.

Melakukan Evaluasi Keuangan

Evaluasi keuangan organisasi bisa dilakukan secara internal dengan anggota organisasi saja. Evaluasi keuangan ini untuk pengecekan hasil pengeluaran setelah kegiatan organisasi ataupun kegiatan bulanan.

Temukan 6 Ide Ciptakan Peluang Usaha di Desa untuk Kesejahteraan Bersama Disini Bersama Mutasi Kita

Dengan melakukan evaluasi akan terlihat bagian apa yang kurang sesuai atau memastikan uang yang masuk dan keluar untuk kegiatan tersebut. Hasil dari evaluasi, bisa digunakan untuk perbaikan dan pelajaran terkait keuangan organisasi ke depannya.

Laporan Keuangan

Dalam sebuah oganisasi, laporan keuangan harus dilakukan. Jadi harus ada seseorang yang bertanggung jawab sebagai pengawas keuangan organisasi.

Laporan keuangan organisasi umumnya meliputi beberapa hal ini:

  1. Laporan laba rugi
  2. Laporan neraca
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan perubahan modal
Two young traders or salesmen discussing financial statistics online

Namun untuk organisasi nirlaba atau non profit beberapa hal yang harus masuk dalam laporan keuangan adalah :

  1. Laporan posisi keuangan organisasi
  2. Kas
  3. Aset organisasi
  4. Hutang
  5. Investasi
  6. Pengeluaran persewaan
  7. Laporan aktiva
  8. Pendapatan
  9. Anggaran kegiatan
  10. Anggaran administrasi dan umum
  11. Pendapatan dari kegiatan invesatasi
  12. Pendapatan lain lain
  13. Laporan arus kas

Laporan keuangan ini, memerlukan bukti-bukti penyerta seperti dokumen pelaksanaan sampai dengan mutasi rekening organisasi. Sehingga sebelum dilakukan pelaporan kegiatan organisasi, lengkapi dengan bukti tersebut.

fitur cek mutasi yang bisa digunakan untuk berbagai jenis rekening nasional Indonesia sampai cek mutasi unlimited, membantu pengecekan mutasi rekening organisasi jadi lebih mudah.

Untuk kegiatan pelaporan, pengecekan pemasukan donatur atau kas sampai untuk kegiatan organisasi (open donasi, penjualan merchandise organisasi, dan kegiatan lainya), Mutasi Kita bisa digunakan untuk cek mutasi rekening bank dengan mudah.

Untuk Anda yang bergerak di organisasi tertentu, lengkapi pengelolaan keuangan dengan Mutasi Kita, aplikasi cek mutasi rekening bank otomatis yang bisa diakses menggunakan aplikasi mobile sampai website dekstop.

Administrasi

Untuk organisasi yang bergerak pada bidang tertentu, misalnya sosial dan lain sebagainya. Penanggung jawaban kegiatan organisasi memerlukan beberapa dokumen sebagai penyerta. Misalnya pencatatan penanggung jawab dan kru acara, dokumentasi acara sampai dengan buku rekening sampai bukti mutasi rekening.

Jangan lupa untuk melengkapi pengelolaan keuangan dengan dokumen-dokumen tertulis dan foto sebagai bukti penyerta untuk pelaporan keuangan.

Kelola Cashflow dengan baik

Kegiatan organisasi bisa juga mendapatkan pendapatan tetap atau keuntungan lho. Hal ini bisa didapatkan dari donatur tetap atau juga dihasilkan dari aset organisasi itu sendiri seperti investasi, penyewaan aset (gedung, mesin dsb) dan jumlah tabungan organisasi.

Nah jika ada pendapatan rutin dalam sebuah organisasi, maka organisasi tersebut juga perlu pengelolaan cashflow keuangan.

Baca Artikel : 5 Strategi Bisnis yang Bantu Usahamu Semakin Meningkat Pesat

Dari sini, akan terlihat bagaimana kondisi keuangan organisasi tersebut, apakah stabil, positif bahkan negatif.

Jika pengeluaran lebih banyak daripada pendapatan maka tak heran jika hasilnya minus. Perbaikan bisa dilakukan jika hasil pendapatan organisasi ini negatif. 

Kesimpulan

Pengelolaan keuangan dalam organisasi sangat penting agar organisasi tetap berjalan sesuai dengan tujuan dan visi misinya. Pengelolaan keuangan ini juga harus dilakukan untuk urusan internal dan guna pelaporan keuangan kepada pengawas organisasi.

Jadi beberapa prinsip pengelolaan keuangan organisasi yang bisa diketahui adalah

  1. Perencanaan anggaran kegiatan
  2. Pencatatan keuangan harian/bulanan
  3. Evaluasi anggaran kegiatan
  4. Pelaporan anggaran
  5. Kelengkapan administrasi
  6. Mengelola cashflow organisasi

ke-enam prinsip ini perlu dijalankan di organisasi untuk kelancaran jalannya organisasi.

Lengkapi urusan pengelolaan keuangan organisasi Anda dengan aplikasi Mutasi Kita, cek mutasi rekening untuk kegiatan apa saja jadi lebih mudah. Yuk cobain dan lakukan pendaftaran aplikasi mutasi Kita sekarang juga!

Related Posts

Mengetahui E-Money untuk Pembayaran

Mengetahui E-Money untuk Pembayaran – Sudahkah Anda menggunakan e-money dalam kehidupan sehari-hari Anda?...

Aplikasi Mutasi Bank
Aplikasi Mutasi Bank

Aplikasi untuk Cek Mutasi Bank di Indonesia Secara Otomatis – Mutasi bank merupakan...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add Comment *

Name *

Email *

Website

Subscribe to Mutasi Kita Update

Dapatkan update terbaru dari Mutasi Kita berupa informasi penting, tips menarik, promo, dan beberapa postingan menarik!