Yuk, Berkenalan Dengan Reksadana, Investasi Mudah Bagi Pemula!

Share:

Yuk, Berkenalan Dengan Reksadana, Investasi Mudah Bagi Pemula! Sampai saat ini, masih banyak orang yang kebingungan dalam perencanaan keuangan, salah satunya dalam memilih instrumen investasi yang cocok. Bagaimana dengan memilih Reksadana? Reksadana sendiri berfungsi sebagai wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi berupa saham, deposito, atau obligasi.

Produk investasi reksadana ini sangat cocok bagi para investor yang masih memiliki banyak keterbatasan, seperti waktu, dana, informasi, dan pengetahuan investasi yang belum memadai.Di samping itu, instrumen reksadana juga mampu mengurangi risiko investasi karena disebarkan pada beragam produk investasi. Namun bukan berarti reksadana bebas risiko. Oleh karena itu, investor tetap perlu mempelajari berbagai risiko pada produk ini.

Reksadana sendiri mulai dikenal di indonesia sejak 1995 dan berkembang pesat mulai 1996. Sebagai wadah untuk berinvestasi, reksadana diharapkan dapat memudahkan masyarakat luas dalam berinvestasi di pasar modal. Perkembangan produk reksadana di indonesia pun relatif pesat. Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai dana pengelolaan industri reksadana meningkat 50,31 triliun atau 11,01 persen year on year (YoY) sepanjang tahun 2018. Sementara dari posisi Desember 2017 yang sebesar Rp456,96 triliun, menjadi Rp507,26 triliun di Desember 2018.

Pesatnya perkembangan industri reksadana ini tampaknya tidak lepas dari karakteristik produk yang memang unik dan sangat cocok bagi para investor yang memiliki banyak keterbatasan yang telah disebutkan di atas.

Di samping itu, produk reksadana juga disebut sebagai produk investasi yang paling cocok dengan pepatah bapak investasi dunia Warren Buffet, yaitu “Don’t put all eggs in one basket”. Maksudnya dengan tujuan untuk mengurangi risiko, investor perlu menyebar penempatan investasi supaya terhindar dari risiko kerugian secara total (total loss).

Mekanisme Transaksi

Bagi anda yang berminat untuk melakukan investasi reksadana, transaksi yang harus dilakukan sangat mudah. Anda hanya perlu mencari produk reksadana yang sesuai, pilih manajer investasinya, baca prospektusnya, lalu lakukan pembelian dan transfer dana yang diminta.

Selain itu, anda juga bisa membelinya langsung melalui manajer investasi atau membelinya lewat agen penjual reksadana (APERD) yang ditunjuk. Datanglah ke penjual reksadana untuk membuka rekening reksadana, mengisi formulir, menyiapkan fotokopi identitas, dan tentu saja menyiapkan dana yang hendak diinvestasikan untuk membeli unit reksadana.

Sebagai bukti dari kepemilikan unit reksadana tersebut, anda akan mendapat sertifikat reksadana sejumlah unit yang anda beli. Unit penyertaan reksadana sendiri ada dua jenis. Pertama, unit penyertaan reksadana yang bisa anda jual kembali kepada manajer investasi yang disebut dengan reksadana terbuka (open end). Nah, sementara itu, sebagian reksadana yang ada di Indonesia berbentuk reksadana terbuka. Berbeda dengan reksadana tertutup (close end), yaitu reksadana yang hanya bisa dijual kepada investor lain melalui pasar sekunder.

Manajer investasi merupakan elemen yang penting dalam transaksi reksadana. Sebab, ketika anda membeli unit penyertaan reksadana, maka anda mempercayakan pengelolaan dana tersebut kepada mereka. Sementara itu, untuk pengelolaan dananya adalah manajer investasi yang akan melakukan transaksi jual beli saham di bursa dan hasil dari pengelolaan mereka akan tergambar dalam harga unit penyertaan atau yang biasa dikenal dengan istilah NAV/NAB (Net Asset Value/Nilai Aktiva Bersih).

Pada reksadana ini, manajer investasi akan mengelola dana-dana yang ditempatkannya pada sebuah surat berharga dan merealisasikan keuntungan ataupun kerugian serta menerima dividen atau bunga yang dibukukan ke dalam NAB reksadana tersebut. NAB inilah yang menjadi tolak ukur dalam memantau hasil dari suatu reksadana. NAB per saham/unit penyertaan merupakan harga dari portofolio suatu reksadana setelah dikurangi biaya operasional kemudian dibagi dengan jumlah saham/unit penyertaan yang telah beredar (dimiliki investor) pada saat itu.

Baca Artikel : Tips Memilih Investasi Yang Aman Bagi Pemula

Satuan reksadana ini dihitung berdasarkan unit penyertaan (UP) dan NAB. Contohnya, hari ini reksadana X memiliki harga NAB sebesar Rp1.300. Anda berencana membeli 1.000 UP, maka anda membutuhkan dana Rp1,3 juta (plus komisi/fee). Seandainya akhir tahun nanti harga NAB naik menjadi Rp1.500 dan anda hendak mencairkan reksadana anda, maka keuntungan yang anda dapatkan sebesar Rp200 ribu (minus komisi/fee). Begitupun dengan penurunannya. Apabila harga NAB turun menjadi Rp1.000, maka kerugian anda menjadi Rp300 ribu (plus komisi/fee).

Keuntungan yang didapatkan dari reksadana ini tidak lagi dipotong pajak karena sudah langsung dihitung dari NAB tersebut. Jadi, apakah anda tertarik untuk mencoba mulai investasi di reksadana?

Sebagai informasi, mayoritas unit reksadana bisa dibeli dengan modal Rp100.000 saja. Jadi hanya dengan modal yang sangat minimal, anda bisa juga berpotensi menikmati keuntungan maksimal. Keuntungan lainnya adalah mayoritas reksadana tidak meminta biaya tambahan (fee) pada saat pembelian atau penjualan. Sehingga, hasil yang anda terima bisa maksimal.

Mutasikita.co.id

Reksadana juga bisa diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, terutama pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka. Namun sebelum mulai memilih investasi reksadana, pastikan anda mengenali profil risiko anda. Sebab keuntungan ataupun kerugian yang terjadi juga dapat dipengaruhi oleh risiko yang dimiliki.

Pastikan untuk selalu mengecek kondisi keuangan melalui mutasi rekening anda. Hal ini bertujuan agar anda dapat mengontrol investasi yang anda lakukan. Untuk lebih mudahnya, anda dapat melakukan pengecekan melalui aplikasi cek mutasi dari www.mutasikita.com. Pastikan dana yang tersedia cukup dan terkontrol agar investasi dan kebutuhan lainnya dapat anda penuhi dengan baik.

Baca Juga Artikel : 5 Investasi Yang Cocok Bagi Fresh Graduate Yang Baru Gajian

Related Posts

Mengenal Gaya Hidup Minimalis Dan Manfatnya Bagi Keuangan Kita
Mengenal Gaya Hidup Minimalis Dan Manfatnya Bagi Keuangan Kita

Mengenal Gaya Hidup Minimalis Dan Manfatnya Bagi Keuangan Kita – Hello, kali ini...

Siapkan Syarat Ini Agar Pengajuan Pinjaman Bank Segera Di Acc

Siapkan Syarat Ini Agar Pengajuan Pinjaman Bank Segera Di Acc – Bank adalah...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add Comment *

Name *

Email *

Website

Subscribe to Mutasi Kita Update

Dapatkan update terbaru dari Mutasi Kita berupa informasi penting, tips menarik, promo, dan beberapa postingan menarik!